Silampari Terkini | Menggali Suara Menjadi Berita

Gerak Cepat Hadapi El Nino, Musi Rawas Tanam Padi Serentak 91,5 Hektare

MUSI RAWAS – Pemerintah Kabupaten Musi Rawas bergerak cepat mendukung program ketahanan pangan nasional melalui Gerakan Tanam Menyongsong El Nino yang dilaksanakan serentak, Selasa (19/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pencanangan Gerakan Tanam tingkat Provinsi Sumatera Selatan yang dipusatkan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bersama Kementerian Pertanian dan Pemerintah Provinsi Sumsel.

Di Kabupaten Musi Rawas, kegiatan gerakan tanam dipusatkan di lahan sawah Kelompok Tani Tani Makmur, Desa Mataram, Kecamatan Tugumulyo, dan diikuti secara daring bersama kabupaten/kota lainnya di Sumatera Selatan.

Program ini merupakan tindak lanjut Surat Gubernur Sumatera Selatan Nomor 500.6/1088/DIS.PTPH/2026 tanggal 13 Mei 2026 tentang Pencanangan Gerakan Tanam Menyongsong El Nino, sekaligus mendukung target produksi padi Sumatera Selatan tahun 2026 sebesar 5 juta ton Gabah Kering Giling (GKG).

Kegiatan pencanangan tingkat provinsi sendiri dilaksanakan di lokasi cetak sawah rakyat Desa Cahya Bumi, Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI, yang dipimpin langsung Menteri Pertanian bersama Gubernur Sumatera Selatan secara hybrid dan diikuti seluruh daerah.

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan Kabupaten Musi Rawas, Dr. Ir. Hayatun Nofrida, melalui Plt Kabid Tanaman Pangan, Sonny Dante, menyampaikan bahwa gerakan tanam ini menjadi langkah strategis menghadapi potensi dampak El Nino sekaligus menjaga stabilitas produksi pangan daerah.

“Untuk luas tanam di lokasi kegiatan Desa Mataram mencapai 5 hektare. Sementara total luas tanam di Kecamatan Tugumulyo hari ini mencapai 32,5 hektare, dan secara keseluruhan di Kabupaten Musi Rawas mencapai 91,5 hektare,” ujarnya.

Menurutnya, gerakan tanam serentak ini juga menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, serta menjaga ketersediaan beras di tengah ancaman perubahan iklim global.

Selain itu, pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk koordinasi bersama unsur TNI melalui Dandim setempat agar program berjalan optimal di lapangan.

Pemerintah berharap gerakan tanam ini mampu memacu semangat para petani untuk terus meningkatkan indeks pertanaman dan mempercepat masa tanam, sehingga produksi pertanian tetap terjaga meski menghadapi potensi musim kering panjang akibat El Nino.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah, petani, dan stakeholder terkait, Musi Rawas optimistis dapat berkontribusi dalam mendukung swasembada pangan nasional serta mewujudkan Sumatera Selatan sebagai salah satu lumbung pangan unggulan di Indonesia.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال