Silampari Terkini | Menggali Suara Menjadi Berita

El Nino “Godzilla” Intai Lubuklinggau, Dinas Pertanian Bergerak Cepat Petakan Wilayah Rawan Krisis Air

LUBUKLINGGAU – Ancaman fenomena cuaca ekstrem El Nino yang dijuluki “El Nino Godzilla” mulai menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Lubuklinggau. Prediksi musim kemarau panjang hingga lima bulan ke depan dikhawatirkan memicu kekeringan, krisis air bersih, hingga mengganggu ketahanan pangan daerah.

Mengantisipasi dampak tersebut, Dinas Pertanian Kota Lubuklinggau bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan mulai melakukan langkah strategis guna meminimalisir risiko yang ditimbulkan fenomena El Nino ekstrem tersebut.

Kepala Dinas Pertanian Kota Lubuklinggau, Hj. Dwi Eri Yanti, mengatakan pihaknya saat ini tengah melakukan inventarisasi wilayah serta kelompok tani (Poktan) yang berpotensi terdampak kekeringan.

“Bersama Pemerintah Provinsi melalui Dinas Pertanian Provinsi, kami sedang melaksanakan inventarisasi wilayah dan kelompok tani di Kota Lubuklinggau yang akan terkena dampak. Program kegiatan juga sudah disinkronkan dengan program dari provinsi untuk mengantisipasi fenomena El Nino ini,” ujarnya.

Menurutnya, sinkronisasi program tersebut menjadi langkah penting agar penanganan dampak El Nino dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran, terutama terhadap sektor pertanian yang rawan mengalami penurunan produktivitas akibat minimnya curah hujan.

Selain pendataan wilayah rawan, pemerintah juga mulai menyiapkan berbagai langkah mitigasi, mulai dari penguatan cadangan air, optimalisasi irigasi pertanian, hingga pendampingan terhadap petani agar tetap mampu menjaga produktivitas lahan di tengah ancaman musim kering berkepanjangan.

Fenomena El Nino “Godzilla” sendiri dikenal sebagai kondisi pemanasan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik yang memicu penurunan curah hujan secara signifikan di sejumlah wilayah Indonesia. Dampaknya tidak hanya memicu kekeringan, tetapi juga meningkatkan risiko gagal panen dan kebakaran hutan serta lahan.

Pemerintah Kota Lubuklinggau berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya para petani, dapat meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama melakukan langkah antisipasi sejak dini guna mengurangi dampak buruk perubahan cuaca ekstrem tersebut.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال