Silampari Terkini | Menggali Suara Menjadi Berita

El Nino “Godzilla” Ancam Lubuklinggau, Warga Diminta Siaga Hadapi Kemarau Panjang dan Risiko Karhutla

Lubuklinggau – Ancaman fenomena cuaca ekstrem El Nino yang dijuluki “El Nino Godzilla” mulai menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Lubuklinggau. Prediksi musim kemarau panjang hingga lima bulan ke depan dikhawatirkan memicu krisis air bersih, peningkatan suhu udara ekstrem, hingga risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Pemerintah Kota Lubuklinggau melalui Dinas Pemadam Kebakaran, Penyelamatan, dan Penanggulangan Bencana (DPKPPB) mulai menyiapkan langkah antisipasi guna mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan akibat fenomena tersebut.

Kepala DPKPPB Kota Lubuklinggau, Drs. Endy Ekaputra Wijaya, mengatakan pihaknya akan mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat terkait upaya pencegahan bencana selama musim kemarau ekstrem berlangsung.

“Kami akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar lebih waspada menghadapi potensi dampak El Nino. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menebang pohon karena dapat menyebabkan suhu semakin panas dan mengurangi daerah resapan serta penampungan air,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga diingatkan agar tidak melakukan pembakaran sembarangan yang dapat memicu kebakaran lahan di tengah kondisi cuaca kering.

“Kami juga menghimbau masyarakat untuk tidak membakar sembarangan serta mulai mempersiapkan penampungan air sebagai langkah antisipasi apabila terjadi kekeringan,” tambahnya.

Fenomena El Nino “Godzilla” dikenal sebagai kondisi El Nino dengan intensitas lebih kuat yang berpotensi menyebabkan kekeringan panjang di sejumlah wilayah Indonesia. Dampaknya tidak hanya mengancam sektor lingkungan, tetapi juga berisiko terhadap ketahanan pangan, kesehatan masyarakat, dan ketersediaan air bersih.

Pemerintah Kota Lubuklinggau berharap kesadaran masyarakat dapat menjadi kunci utama dalam mencegah dampak lebih besar akibat musim kemarau ekstrem tahun ini. Upaya menjaga lingkungan, menghemat penggunaan air, serta menghindari aktivitas pembakaran lahan dinilai sangat penting untuk meminimalisir potensi bencana.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال