TEMBILAHAN, SILAMPARITERKINI – Proses pendaftaran peserta didik baru (PPDB) tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Riau, menuai berbagai keluhan dari masyarakat. Aplikasi i-Potret yang digunakan sebagai platform pendaftaran online dilaporkan mengalami gangguan teknis sehingga menyulitkan orang tua murid saat melakukan registrasi.
Keluhan tersebut ramai disampaikan warga melalui media sosial, khususnya pada unggahan resmi Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Inhil terkait penerimaan murid baru Tahun Ajaran 2026/2027.
Salah satu warga, Rita Putri Nurdin, mengaku kesulitan mengakses aplikasi saat hendak mendaftarkan anaknya ke sekolah.
"Adohai, kenapa tak mau diakses? Masuk sekolah saja ribet banget. Tutorialnya juga tidak ada. Bukan semua orang tua mengerti pendaftaran harus pakai scan-scan," tulisnya dalam kolom komentar.
Keluhan serupa juga disampaikan pengguna media sosial lainnya yang menyebut aplikasi mengalami kendala sejak proses verifikasi akun.
"Download di Black Market, notifikasi bahasa Inggris terlalu cepat. Jangan kan verifikasi akun, proses pendaftaran saja tidak bisa lolos. Ini aduan dari orang tua," tulis akun lainnya.
Menanggapi kondisi tersebut, pemuda asal Indragiri Hilir, Faisal Martinus, meminta pemerintah daerah lebih serius dalam mengelola sistem pendidikan, terutama terkait layanan digital yang digunakan masyarakat.
Menurut Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Inhil itu, DPRD Kabupaten Inhil, khususnya Komisi IV yang membidangi pendidikan, juga perlu melakukan pengawasan secara berkala terhadap pelaksanaan PPDB.
"Seharusnya ini menjadi perhatian anggota DPRD Inhil, khususnya Komisi IV. Jangan hanya menunggu viral baru ditanggapi keluhan masyarakat," tegas Faisal.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi maupun solusi yang disampaikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Inhil terkait gangguan yang dikeluhkan masyarakat tersebut.
Sebagai informasi, Disdik Inhil sebelumnya telah mensosialisasikan penerimaan murid baru SD dan SMP Tahun Ajaran 2026/2027 melalui aplikasi i-Potret.
Pendaftaran dibuka selama tiga hari, yakni mulai 15 hingga 17 Juni 2026. Selanjutnya, pengumuman hasil seleksi dijadwalkan pada 22 Juni 2026, sedangkan proses daftar ulang akan berlangsung pada 23 hingga 24 Juni 2026.
Masyarakat berharap kendala teknis pada aplikasi i-Potret dapat segera diatasi agar proses pendaftaran siswa baru berjalan lancar dan tidak merugikan calon peserta didik maupun orang tua.
