Silampari Terkini | Menggali Suara Menjadi Berita

UNMURA Raih Hibah Kemenristek 2026, Kembangkan Teknologi Asap Cair Jerami Padi untuk Tingkatkan Produksi Padi Berkelanjutan di Lubuk Linggau

LUBUK LINGGAU – Universitas Musi Rawas (UNMURA) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan pertanian berkelanjutan dan ketahanan pangan nasional melalui keberhasilan meraih pendanaan hibah dari Kementerian Riset dan Teknologi (Kemenristek) Tahun Anggaran 2026.

Melalui program pengabdian kepada masyarakat berjudul “Pengolahan dan Aplikasi Asap Cair Jerami Padi untuk Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) pada Budidaya Padi Metode System of Rice Intensification (SRI) di Kelompok Tani Tani Lestari Kota Lubuk Linggau”, dosen-dosen Fakultas Pertanian UNMURA akan mengimplementasikan hasil riset dan inovasi teknologi tepat guna secara langsung kepada masyarakat.

Program ini diketuai oleh Nely Murniati, SP., M.Si, dengan anggota tim Dr. Etty Safriyani, SP., M.Si dan Ir. Teguh Karyono, S.Pt., M.Si. Kegiatan juga melibatkan empat mahasiswa dari Program Studi Agroteknologi dan Peternakan sebagai bagian dari implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang mengintegrasikan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Rektor Universitas Musi Rawas menyambut positif keberhasilan tim dosen dalam memperoleh hibah kompetitif nasional tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti bahwa UNMURA terus berperan aktif menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah, khususnya di sektor pertanian.

Program ini berfokus pada pemanfaatan limbah jerami padi yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui teknologi pirolisis, jerami padi akan diolah menjadi asap cair yang memiliki potensi sebagai bahan pengendali hama dan penyakit tanaman yang lebih ramah lingkungan dibandingkan pestisida kimia.

Ketua tim pelaksana, Nely Murniati, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mendorong petani menerapkan sistem budidaya yang lebih berkelanjutan.

“Melalui program ini, petani akan memperoleh keterampilan dalam mengolah limbah jerami menjadi produk yang bernilai guna, mengurangi ketergantungan terhadap bahan kimia sintetis, sekaligus meningkatkan hasil produksi padi melalui penerapan metode SRI,” jelasnya. Kamis (18/6/2026). 

Selain pelatihan pengolahan asap cair, tim UNMURA juga akan memberikan penyuluhan dan pendampingan budidaya padi metode System of Rice Intensification (SRI) yang dikenal mampu meningkatkan produktivitas tanaman, menghemat penggunaan air, serta memperbaiki kesuburan tanah.

Sebagai bagian dari penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT), kegiatan ini juga mencakup penanaman tanaman refugia di sepanjang pematang sawah dan pemasangan perangkap hama untuk menjaga keseimbangan ekosistem pertanian serta menekan serangan Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) secara alami.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kelompok Tani Tani Lestari Kota Lubuk Linggau ini diharapkan menjadi model penerapan pertanian berkelanjutan yang dapat direplikasi di berbagai wilayah lainnya.

Keberhasilan memperoleh hibah Kemenristek Tahun 2026 semakin memperkuat posisi Universitas Musi Rawas sebagai perguruan tinggi yang aktif menghasilkan inovasi dan memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan hasil riset. Melalui kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan petani, UNMURA terus berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mendorong terwujudnya pembangunan pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Program ini juga selaras dengan Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan dan penguatan ekonomi hijau, serta mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) Tujuan 1 Tanpa Kemiskinan dan Tujuan 2 Tanpa Kelaparan.

Dengan keberhasilan ini, Universitas Musi Rawas kembali menegaskan perannya sebagai kampus yang tidak hanya unggul dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga hadir memberikan dampak nyata bagi kemajuan masyarakat dan pembangunan daerah.


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال