Polda Sumsel Perkuat Sinergi Ulama–Umara di Pelantikan LPTQ dan FU3SS, Tegaskan Stabilitas Kamtibmas sebagai Fondasi Pembangunan

PALEMBANG – Sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan aparat keamanan kembali diperkuat dalam Pelantikan Pengurus LPTQ Sumsel Masa Bakti 2025–2029 dan Forum Ukhuwah Ulama Umara Sumsel (FU3SS) yang digelar di Griya Agung, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Herman Deru bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Selatan. Kehadiran jajaran Polda Sumatera Selatan menjadi wujud komitmen dalam memperkuat harmoni sosial dan stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Sumatera Selatan.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah, ulama, dan aparat keamanan merupakan fondasi strategis dalam menjaga kondusivitas daerah.

“Sinergi ulama dan umara merupakan kekuatan penting dalam menjaga stabilitas Sumatera Selatan. Polri hadir sebagai mitra masyarakat untuk memastikan harmoni sosial tetap terjaga,” ujarnya.

Menurutnya, forum seperti LPTQ dan FU3SS memiliki peran sentral dalam memperkuat moderasi beragama serta mencegah potensi konflik sosial berbasis identitas. Pendekatan ini sejalan dengan konsep keamanan humanis dan preventif yang terus dikedepankan Polri.

Selain Gubernur Sumsel, kegiatan ini turut dihadiri Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumsel, Ketua Pengadilan Tinggi Palembang, Ketua Pengadilan Tinggi Agama, Danrem 044/GAPO, Danlanal, Danlanud, serta Kabinda Sumsel. Kehadiran lintas sektor tersebut mencerminkan komitmen kolektif dalam menjaga stabilitas sosial-keagamaan sebagai fondasi pembangunan daerah.

Polda Sumsel menilai stabilitas yang terjaga akan berdampak langsung pada:

1. Kelancaran pembangunan daerah

2. Iklim investasi yang kondusif

3. Penguatan ketahanan sosial masyarakat

“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga situasi tetap aman dan harmonis. Stabilitas adalah tanggung jawab bersama,” tutup Kabid Humas.

Dengan kolaborasi yang solid antara ulama, umara, dan aparat keamanan, Sumatera Selatan diharapkan semakin kokoh dalam menjaga persatuan, memperkuat moderasi beragama, serta menciptakan iklim yang aman dan kondusif bagi pembangunan berkelanjutan.


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال