Mahasiswa Tegaskan Peran Strategis dalam Mewujudkan Swasembada Pangan Musi Rawas

Musi Rawas – Komitmen mahasiswa sebagai motor perubahan kembali ditegaskan Forum Mahasiswa Silampari melalui Seminar Nasional bertema “Bersinergi dalam Mewujudkan Swasembada Pangan Daerah yang Terintegrasi dan Berkelanjutan”. Kegiatan yang digelar di Auditorium Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Rabu (21/01/2026), menjadi ruang strategis yang mempertemukan gagasan akademik, kebijakan pemerintah, dan energi mahasiswa dalam menjawab tantangan ketahanan pangan daerah.

Seminar nasional ini menghadirkan akademisi terkemuka dari Universitas Sriwijaya, yakni Guru Besar Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. H. Dedik Budianta, MS, serta dosen Program Studi Budidaya Perairan Dr. Dade Jubaedah, S.Pi., M.Si. Keduanya menekankan pentingnya integrasi sektor pertanian dan perikanan sebagai fondasi utama dalam mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Musi Rawas yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Musi Rawas, perwakilan Polres Musi Rawas, perwakilan Dandim 0406 Lubuklinggau, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Musi Rawas, Diskominfo Musi Rawas, Dinas Pertanian dan Peternakan Musi Rawas, sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, peserta Forum Mahasiswa Silampari, serta para undangan lainnya. Kehadiran lintas sektor ini mempertegas bahwa isu pangan tidak dapat ditangani secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi menyeluruh.

Dalam sambutannya, Ketua Forum Mahasiswa Silampari, Rona Almada, mengajak seluruh mahasiswa di Musi Rawas, Lubuklinggau, dan Muratara, termasuk yang berada di luar daerah, untuk bersatu dan bersinergi. Ia menegaskan kesiapan mahasiswa menjadi mitra aktif pemerintah daerah dalam memajukan sektor strategis, khususnya ketahanan pangan.

“Forum Mahasiswa Silampari mengajak seluruh mahasiswa untuk kompak memajukan universitas dan daerah. Kami siap membantu pemerintah, dan berharap ilmu dari seminar ini dapat diserap serta dibagikan kepada masyarakat Musi Rawas dan sekitarnya,” ujarnya.

Rona Armada juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Musi Rawas atas dukungan penuh terhadap terselenggaranya seminar nasional tersebut. Ia berharap materi yang disampaikan para narasumber tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga melahirkan aksi nyata di tengah masyarakat.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Musi Rawas, Mukhlisin, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menyambut baik serta mengapresiasi inisiatif Forum Mahasiswa Silampari. Menurutnya, kegiatan ini sejalan dengan agenda strategis nasional dalam mewujudkan swasembada pangan dan mendukung arah kebijakan pemerintah pusat.

“Seminar ini diharapkan dapat memberikan gambaran langkah-langkah konkret yang harus dilakukan ke depan agar Musi Rawas menjadi daerah swasembada pangan yang kuat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Mukhlisin juga menekankan bahwa Kabupaten Musi Rawas telah memiliki regulasi yang jelas terkait perlindungan lahan pertanian pangan berkelanjutan melalui peraturan daerah dan peraturan bupati. Penetapan luasan lahan pangan berkelanjutan tersebut, kata dia, terus dikawal bersama aparat terkait guna mencegah terjadinya alih fungsi lahan yang melanggar ketentuan.

“Inilah bentuk komitmen nyata pemerintah daerah dalam menjaga masa depan pertanian Musi Rawas,” tambahnya.

Ia pun mendorong seluruh peserta seminar untuk aktif berdiskusi dan memanfaatkan sesi tanya jawab bersama para pemateri yang merupakan pakar di bidangnya. Masukan dan rekomendasi dari kalangan akademisi serta mahasiswa dinilai penting sebagai bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan ke depan.

Usai pembukaan resmi, seminar dilanjutkan dengan pemaparan materi. Prof. Dedik Budianta menyoroti pentingnya sinergi kebijakan, pemanfaatan teknologi pertanian, serta penguatan sumber daya manusia sebagai kunci keberhasilan swasembada pangan. Sementara itu, Dr. Dade Jubaedah memaparkan potensi budidaya perairan sebagai penopang ketahanan pangan sekaligus peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah yang memiliki sumber daya air melimpah seperti Kabupaten Musi Rawas.

Seminar Nasional Forum Mahasiswa Silampari ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya hadir sebagai penonton pembangunan, melainkan aktor strategis yang mampu menjembatani kepentingan kampus, masyarakat, dan pemerintah. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu melahirkan langkah-langkah konkret menuju Musi Rawas sebagai daerah swasembada pangan yang terintegrasi dan berkelanjutan.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال