Baznas Ogan Ilir Serahkan Bantuan untuk Guru Ngaji Tradisional dan Santri Tahun 2025

OGAN ILIR – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Ogan Ilir menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan sumber daya manusia di bidang keagamaan melalui kegiatan Penyerahan Bantuan Guru Ngaji Tradisional dan Santri se-Kabupaten Ogan Ilir Tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Pendopoan KPT Tanjung Senai, Kabupaten Ogan Ilir, Senin (29/12/2025).

Program ini bertujuan untuk memberikan dukungan moral dan motivasi kepada para guru ngaji tradisional serta santri agar tetap istiqamah dalam kegiatan belajar dan mengajar Al-Qur’an. Hal ini menjadi penting mengingat masih terbatasnya perhatian dan dukungan yang diterima para guru ngaji tradisional di sejumlah wilayah pedesaan.

Dalam kegiatan tersebut, Baznas Kabupaten Ogan Ilir menyalurkan bantuan kepada 50 orang guru ngaji tradisional, yang masing-masing didampingi oleh dua orang santri dari setiap desa. Para penerima bantuan merupakan perwakilan dari 16 kecamatan yang ada di Kabupaten Ogan Ilir.

Penyerahan bantuan ini merupakan bentuk nyata kepedulian Baznas terhadap peran strategis guru ngaji dan santri dalam membangun nilai-nilai keagamaan serta memperkuat karakter spiritual masyarakat hingga ke pelosok desa.

Baznas Kabupaten Ogan Ilir juga berharap adanya kolaborasi dan sinergi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah, pemerintah desa, serta pemerintah kecamatan dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya pada sektor peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang keagamaan dan kerohanian.

Dalam penyaluran bantuan, Baznas memprioritaskan guru ngaji tradisional, yakni mereka yang mengajar mengaji secara sukarela di desa-desa tanpa menerima bayaran tetap. Sementara itu, guru ngaji yang mengajar di rumah tahfidz atau lembaga pendidikan formal tidak termasuk dalam kategori prioritas penerima bantuan.

Penetapan penerima bantuan dilakukan melalui mekanisme seleksi berdasarkan persyaratan administrasi, termasuk adanya rekomendasi resmi dari kepala desa setempat.

“Masih banyak keterbatasan yang dirasakan para guru ngaji tradisional. Melalui bantuan ini, kami berharap mereka tetap semangat dan dapat terus melanjutkan kegiatan mengajarnya,” ujar perwakilan Baznas Kabupaten Ogan Ilir kepada awak media.

Baznas menegaskan bahwa program bantuan ini bersifat melengkapi program pemerintah daerah yang telah berjalan, bukan sebagai pengganti. Ke depan, Baznas Kabupaten Ogan Ilir berkomitmen untuk terus mendorong dan mendukung para guru ngaji aktif melalui sinergi yang berkesinambungan dengan pemerintah daerah, sesuai dengan ketentuan dan persyaratan yang berlaku.



Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال