Patungan Rp60 Ribu Sebulan, Personel Polres Musi Rawas Wujudkan Rumah Layak untuk Darpin

MUSI RAWAS — Harapan Darpin bin Sukarta (53), warga Dusun 6, Desa Prabumulih 1, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, untuk memiliki hunian yang lebih layak akhirnya terwujud.

Rumah yang sebelumnya jauh dari kata layak huni kini telah berubah menjadi tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman setelah mendapat bantuan bedah rumah dari personel Polres Musi Rawas.

Kebahagiaan Darpin semakin lengkap ketika Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.I.K., S.H., M.H., secara langsung meresmikan sekaligus menyerahkan kunci rumah tersebut pada Jumat (11/9/2026).

Penyerahan kunci itu bukan sekadar seremoni. Bagi Darpin dan keluarganya, momen tersebut menjadi simbol hadirnya harapan baru untuk menjalani kehidupan di hunian yang lebih layak.

Program bedah rumah tersebut merupakan bagian dari kepedulian sosial Polres Musi Rawas kepada masyarakat sekaligus bentuk dukungan terhadap Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya dalam mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta mengatakan, bedah rumah merupakan salah satu program unggulan Polres Musi Rawas yang lahir dari kepedulian jajaran internal kepolisian terhadap kondisi masyarakat yang membutuhkan.

Menariknya, program tersebut didukung melalui kepedulian bersama para personel. Setiap anggota secara rutin menyisihkan Rp60 ribu setiap bulan untuk dikumpulkan dan dimanfaatkan dalam berbagai kegiatan sosial, termasuk membantu masyarakat melalui program bedah rumah.

“Bedah rumah ini adalah salah satu program unggulan Polres Musi Rawas. Ini merupakan bentuk kepedulian personel kami kepada masyarakat. Setiap bulan seluruh personel menyisihkan Rp60 ribu untuk kemudian dikumpulkan dan dimanfaatkan dalam kegiatan sosial seperti ini,” kata Agung.

Menurutnya, rumah bukan hanya sekadar bangunan, melainkan tempat keluarga bertumbuh, berlindung, dan menata kehidupan.

Karena itu, ia berharap rumah yang telah dibangun tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi Darpin dan keluarganya.

“Kami berharap rumah yang sudah dibedah ini dapat digunakan dan dirawat dengan baik. Semoga rumah ini memberikan kenyamanan serta manfaat bagi Pak Darpin dan keluarga,” ujarnya. 

Kepedulian Polres Musi Rawas tidak berhenti pada program bedah rumah.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres juga menyerahkan 30 paket bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu di wilayah tersebut.

Paket bantuan tersebut masing-masing berisi beras 5 kilogram, gula pasir 1 kilogram, kopi, gandum 1 kilogram, satu kotak teh, serta minyak goreng 1 liter.

Camat Muara Lakitan H. Syamsuri, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas kepedulian jajaran Polres Musi Rawas terhadap masyarakat di wilayahnya.

“Terima kasih kepada Kapolres beserta seluruh personel Polres Musi Rawas yang telah peduli dan menyisihkan rezekinya untuk membantu warga kami. Semoga ke depan masih ada program bedah rumah lainnya di Kecamatan Muara Lakitan,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Pemerintah Desa Prabumulih 1. Pihak desa mengapresiasi kepedulian Polres Musi Rawas dan seluruh pihak yang turut membantu mewujudkan hunian yang lebih layak bagi warganya.

Prosesi peresmian berlangsung sederhana namun penuh makna. Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa, dilanjutkan sambutan, pemberian penghargaan, penandatanganan prasasti oleh Kapolres Musi Rawas, serta penyerahan kunci secara simbolis kepada Darpin.

Kapolres kemudian membuka tirai rumah yang telah selesai direnovasi dan dilanjutkan dengan pengguntingan pita sebagai tanda rumah tersebut resmi diserahkan kepada penerima manfaat.

Momen tersebut turut diabadikan bersama jajaran Forkopimcam Muara Lakitan, TNI-Polri, pihak perusahaan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga sekitar.

Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.

Bagi Darpin, hari itu bukan sekadar tentang sebuah rumah baru. Penyerahan kunci menjadi simbol bahwa kepedulian yang dilakukan bersama dapat menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat.

Dari rumah yang sebelumnya tak layak huni, kini berdiri hunian yang lebih layak. Dari patungan kecil para personel, lahir sebuah kepedulian besar—membuka pintu rumah sekaligus membuka harapan baru bagi sebuah keluarga.


Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال