MUSI RAWAS – Kabar baik datang dari Kabupaten Musi Rawas. Hujan yang mengguyur wilayah tersebut selama empat hari berturut-turut turut membantu menekan kemunculan titik panas (hotspot) dan mengurangi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kondisi tersebut menjadi angin segar setelah sebelumnya sejumlah wilayah menghadapi cuaca panas dan kering yang meningkatkan risiko terjadinya karhutla.
Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan rasa syukur atas turunnya hujan yang dinilai sangat membantu upaya pencegahan karhutla.
“Alhamdulillah, hujan yang turun selama empat hari belakangan sangat membantu menurunkan titik hotspot dan meminimalisir potensi kebakaran hutan maupun lahan di wilayah Musi Rawas,” ungkap AKBP Agung Adhitya Prananta.
Meski jumlah titik panas mengalami penurunan, jajaran Polres Musi Rawas tetap meningkatkan kewaspadaan. Pemantauan dilakukan secara intensif dan real-time melalui Command Center 110 (CC110) dengan memanfaatkan aplikasi penanggulangan bencana Stop Karhutla.
Berdasarkan hasil pemantauan berkala oleh Perwira Pengawas (Pawas) Ipda H. Sinaga, S.E., bersama Pamapta 1 Polres Musi Rawas Ipda Ritonga, S.H., M.H., saat ini terdeteksi satu titik hotspo di wilayah hukum Polres Musi Rawas.
Titik tersebut berada di kawasan Desa Harapan Makmur, Kecamatan Muara Lakitan, dan keberadaannya telah dilakukan verifikasi oleh tim di lapangan.
Polres Musi Rawas mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Kondisi cuaca yang mulai membaik diharapkan dapat terus dipertahankan dengan dukungan dan kepedulian seluruh masyarakat.
“Dengan kondisi yang semakin kondusif ini, kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan agar wilayah Musi Rawas tetap aman dan terbebas dari ancaman karhutla serta asap,” demikian imbauan jajaran Polres Musi Rawas.
