Universitas Musi Rawas Akan Beralih Status Menjadi Perguran Tinggi Negeri

Musi Rawas – Universitas Musi Rawas (UNMURA) menggelar kegiatan Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Ajaran 2026/2027 yang dirangkaikan dengan sosialisasi proses pengalihan status Universitas Musi Rawas dari Perguruan Tinggi Swasta (PTS) menjadi Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan terhadap masa depan UNMURA sebagai universitas negeri. Selasa (6/1/2026). 

Ketua Yayasan Universitas Musi Rawas, H. Ali Sadikin, M.Si., yang diwakili oleh Sekretaris Yayasan Mukhlisin, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Yayasan terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pengembangan UNMURA. 

Selama dua tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas telah berupaya membangun dan membantu penyediaan gedung sebagai bagian dari persiapan menuju alih status.

Menurut Mukhlisin, dukungan pemerintah daerah menjadi faktor penting yang harus dimanfaatkan secara maksimal. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, khususnya Bupati, menunjukkan semangat luar biasa dalam mendukung proses alih status UNMURA menjadi PTN, termasuk dalam penyediaan fasilitas dan lahan pendukung.

“Ibu Bupati sangat mendukung kami. Pak Rektor bersama beberapa pejabat sudah beberapa kali menemui beliau, dan komitmen yang ditunjukkan sangat luar biasa. Pemerintah daerah siap membantu, termasuk menyiapkan lahan untuk pengembangan kampus ke depan,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Musi Rawas Prof. Dr. Ir. Eddy Ibrahim Syueb, T., M.S., CP., IPU., ASEAN Eng., APEC Eng., ACPE, yang diwakili oleh Wakil Rektor I Dr. Etty Safriyani, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa proses alih status dari PTS ke PTN bukanlah hal yang mudah dan membutuhkan waktu serta dukungan dari berbagai pihak.

Ia menegaskan bahwa partisipasi seluruh sivitas akademika, termasuk mahasiswa, menjadi salah satu faktor penting dalam proses tersebut, baik melalui kegiatan kemahasiswaan maupun kontribusi akademik lainnya.

“Kami menargetkan pada tahun 2026 dokumen alih status sudah diunggah. Namun, kami tidak bisa menjanjikan kapan status itu benar-benar bisa dikantongi. Proses ini membutuhkan dukungan pemerintah daerah, gubernur, presiden, hingga kementerian terkait,” jelasnya.

Dr. Etty juga menuturkan bahwa UNMURA telah melakukan studi banding ke Universitas Tidar, yang membutuhkan waktu hingga 10 tahun untuk beralih status menjadi PTN. Meski demikian, UNMURA berharap proses tersebut dapat berjalan lebih cepat.

“Kami berharap tidak selama itu. Prinsip kami bukan semata-mata mengejar kapan status itu diperoleh, tetapi memastikan seluruh dokumen dan persyaratan alih status terpenuhi dengan baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan agar pada akhir masa kepemimpinan Prof. Eddy Ibrahim Syueb, proses alih status UNMURA menuju PTN dapat mencapai tahap yang matang dan hampir rampung. Saat ini, UNMURA telah memiliki lahan sekitar 5,6 hektare di kawasan rektorat, dan dengan dukungan pemerintah daerah, pengembangan ke arah belakang kampus direncanakan semakin luas.

Ia juga mengungkapkan bahwa Bupati Musi Rawas telah meninjau langsung kondisi kampus UNMURA, dan pemerintah daerah berkomitmen membantu penyediaan lahan hingga 30 hektare sebagai bagian dari upaya percepatan alih status.

Wakil Rektor II Dr. Wartono, S.P., M.Si., menambahkan bahwa komitmen alih status ini telah menjadi kesepakatan bersama antara pimpinan universitas dan pemerintah daerah. Ia optimistis bahwa pada tahun 2027 akan terlihat titik terang dari proses tersebut.

“Belajar dari pengalaman sebelumnya, dalam waktu tiga sampai empat tahun proses ini bisa rampung. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, kami optimistis alih status UNMURA dapat terwujud secepat mungkin,” katanya.

Sementara itu, Ketua Panitia PMB Hermanto, S.P., M.Si., menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi terbuka antara pimpinan universitas, dosen, karyawan, dan mahasiswa. Ia menyebutkan bahwa hampir satu dekade terakhir, forum dialog seperti ini jarang dilakukan, sehingga kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk membangun keterbukaan dan kebersamaan.

“Hari ini kita ngobrol bersama dengan semangat akademik. Ada tiga hal utama yang kita bahas, yaitu Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2026/2027, pelaksanaan kegiatan Fun Run Go Green UNMURA yang akan digelar pada 15 Februari 2026, serta proses alih status Universitas Musi Rawas dari swasta menjadi negeri,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Universitas Musi Rawas menegaskan komitmennya untuk terus berbenah, memperkuat kualitas akademik, serta membangun sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya UNMURA sebagai Perguruan Tinggi Negeri yang unggul dan berdaya saing.

Lebih baru Lebih lama

نموذج الاتصال