MUSI RAWAS – Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, S.H., S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat, khususnya warga Kecamatan Muara Lakitan serta para pengguna jalur Musi Rawas–PALI, untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul terpantau adanya aktivitas gajah liar di wilayah perkebunan dan sekitar kawasan hutan.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul laporan masyarakat terkait kemunculan kawanan gajah liar di SP 5, Desa Tri Anggun Jaya, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas. Kawanan gajah tersebut dilaporkan masuk ke kebun warga hingga mendekati permukiman penduduk.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak mendekati, tidak mengusik, serta tidak memprovokasi gajah liar dalam kondisi apa pun. Apabila melihat keberadaan gajah, segera laporkan kepada pihak kepolisian atau aparat desa setempat,” tegas Kapolres.
Selain kepada warga, Kapolres juga secara khusus mengingatkan para pengendara kendaraan bermotor yang melintas di jalur Musi Rawas–PALI, terutama di wilayah yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan, agar lebih berhati-hati.
Pengendara diminta untuk mengurangi kecepatan, khususnya pada malam hari dan saat kondisi jalan sepi, serta selalu memperhatikan situasi di sekitar badan jalan guna mengantisipasi kemunculan gajah secara tiba-tiba.
“Jika melihat gajah di sekitar jalan, pengendara agar tidak mendekat, tidak membunyikan klakson secara berlebihan, serta menghentikan kendaraan di tempat yang aman dan segera melapor ke kepolisian terdekat,” lanjutnya.
Kapolres juga mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di kebun atau sekitar kawasan hutan agar tidak beraktivitas sendirian, terutama pada pagi dan sore hari, serta menghindari jalur-jalur yang rawan dilalui satwa liar.
Sementara itu, Kapolsek Muara Lakitan AKP Hendrawan, S.H., M.H., mengatakan bahwa jajarannya terus melakukan pemantauan di lapangan serta berkoordinasi dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) dan pemerintah desa setempat guna mengantisipasi dampak yang ditimbulkan.
Berdasarkan laporan warga, kawanan gajah mulai masuk ke kebun warga pada Jumat (16/1/2026) sekitar pukul 19.00 WIB. Selanjutnya, pada Sabtu (17/1/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, sebanyak tiga ekor gajah dilaporkan mendekati permukiman warga Dusun II, sementara sekitar 20 ekor lainnya masuk ke kebun warga di SP 5, Desa Tri Anggun Jaya.
Akibat peristiwa tersebut, sejumlah kebun warga mengalami kerusakan, di antaranya kebun karet dan kebun kelapa sawit milik warga Dusun II. Hingga saat ini, kawanan gajah masih terpantau berada di sekitar kebun warga.
“Kami berharap masyarakat dan para pengguna jalan dapat mematuhi imbauan ini demi keselamatan bersama,” pungkas Kapolres.
