MUARA KELINGI — Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan berbagai perlombaan, tetapi juga melalui kegiatan yang menanamkan nilai keagamaan, karakter, serta akhlak mulia kepada generasi penerus bangsa.
Semangat tersebut diwujudkan Polsek Muara Kelingi Polres Musi Rawas melalui Lomba Mengaji/Tartil Anak-Anak yang digelar di TPA An-Nur Mapolsek Muara Kelingi, Sabtu (15/8/2026), mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan berlangsung penuh antusias dan diikuti anak-anak dari Kelurahan Muara Kelingi. Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Muara Kelingi IPTU M. Nur Hendra, S.H., M.H., Kepala KUA Kecamatan Muara Kelingi Anwar Mukhlis, S.Ag., M.M., Tokoh Adat Kecamatan Muara Kelingi H. Abasuni Ali, Kanit Reskrim Polsek Muara Kelingi IPDA Gusti Mardiansyah, S.H., Ketua Panitia Ustadz Ansori, S.Ag., para dewan juri, personel Polsek Muara Kelingi, serta para peserta lomba.
Dalam sambutannya, Kapolsek Muara Kelingi IPTU M. Nur Hendra menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut, khususnya panitia, guru ngaji, tokoh masyarakat, orang tua, serta anak-anak yang telah berpartisipasi.
Menurutnya, kegiatan mengaji bukan sekadar perlombaan, tetapi menjadi wadah penting untuk membentuk karakter dan akhlak generasi sejak usia dini.
“Semangat kemerdekaan harus kita wariskan kepada generasi penerus, bukan hanya melalui kecintaan kepada bangsa dan negara, tetapi juga melalui pembentukan karakter, akhlak, serta kecintaan kepada Al-Qur’an,” ungkapnya.
Ia berharap, melalui kegiatan tersebut, anak-anak semakin termotivasi untuk rajin belajar membaca dan memahami Al-Qur’an. Dukungan orang tua, guru ngaji, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat dinilai sangat penting dalam membangun generasi yang berkarakter dan berakhlak mulia.
Lomba mengaji dan tartil ini juga memiliki nilai edukatif yang lebih luas. Selain meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an, kegiatan tersebut melatih keberanian tampil di depan umum, membangun rasa percaya diri, menumbuhkan kejujuran, kesabaran, kedisiplinan, serta sikap sportif dalam berkompetisi.
Kehadiran jajaran Polsek Muara Kelingi dalam kegiatan keagamaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga berupaya mengambil peran dalam kegiatan sosial, keagamaan, dan pembinaan generasi muda.
Sinergitas yang terbangun antara Polri, tokoh agama, tokoh adat, guru ngaji, orang tua, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menciptakan lingkungan yang positif bagi tumbuh kembang anak-anak.
Keterlibatan Tokoh Adat Kecamatan Muara Kelingi H. Abasuni Ali sebagai salah satu dewan juri juga menjadi gambaran nyata kuatnya kolaborasi antara Polri dan seluruh unsur masyarakat dalam mendukung kegiatan pembinaan generasi.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat. Antusiasme para peserta menunjukkan bahwa momentum kemerdekaan dapat menjadi ruang yang positif untuk menumbuhkan kecintaan terhadap agama sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan persaudaraan di tengah masyarakat.
