PALEMBANG — Polda Sumatera Selatan bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan unsur TNI memperkuat kesiapan pengamanan menjelang kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia ke Provinsi Sumatera Selatan.
Kesiapan tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Pasukan Pengamanan VVIP di Lapangan Jasdam II/Sriwijaya, Palembang, Senin (24/8/2026). Apel dipimpin Danrem 044/Gapo dan diikuti personel gabungan dari unsur TNI, Polri, serta instansi terkait.
Apel digelar untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, jalur perjalanan, hingga lokasi yang menjadi bagian dari rangkaian kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia. Salah satu agenda utama kunjungan tersebut adalah peninjauan langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Sumatera Selatan.
Kesiapan pengamanan VVIP menjadi bagian dari sinergi TNI-Polri bersama seluruh unsur terkait dalam mendukung kelancaran agenda kenegaraan sekaligus memastikan penanganan Karhutla terus berjalan secara optimal.
Dalam arahannya, pimpinan apel menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel gabungan. Setiap satuan tugas diminta menempati pos pengamanan sesuai penempatan yang telah ditentukan serta mengantisipasi berbagai potensi kerawanan di sepanjang rute perjalanan maupun lokasi peninjauan Karhutla.
Pengamanan VVIP tersebut juga diselaraskan dengan pelaksanaan Operasi Aman Nusa II yang tengah berlangsung di wilayah Sumatera Selatan. Satuan Tugas Karhutla Polda Sumsel bersama jajaran terus melakukan pemadaman titik api, patroli terpadu, serta sosialisasi kepada masyarakat di wilayah yang rawan terjadi Karhutla.
Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si., bersama Dirlantas dan Dansat Brimob turut memastikan pola pengamanan rute perjalanan dan pengawalan VVIP telah dipersiapkan secara matang.
Kesiapan tersebut mencakup koordinasi rekayasa lalu lintas, penempatan personel di sejumlah titik rawan, hingga antisipasi kondisi darurat bersama seluruh Kasubsatgas di lapangan.
“Seluruh titik rawan sepanjang rute perjalanan RI 1 telah kami petakan dan disiagakan personel gabungan. Kesiapan ini kami padukan dengan operasi penanganan Karhutla yang sedang berjalan agar seluruh rangkaian kunjungan dapat berlangsung aman dan tertib,” ujar Karo Ops Polda Sumsel Kombes Pol. Muhammad Anis Prasetio Santoso, S.I.K., M.Si.
Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel Kombes Pol. Roberto Pardede, S.I.K., M.I.K., menegaskan bahwa jajaran Ditlantas telah menyiapkan pola pengawalan dan rekayasa lalu lintas di sepanjang rute yang akan dilalui rombongan Presiden Republik Indonesia.
“Kami telah menyiapkan skema pengawalan dan rekayasa lalu lintas di setiap titik strategis, termasuk mengantisipasi kepadatan kendaraan. Hal ini dilakukan untuk memastikan kelancaran perjalanan RI 1 sekaligus meminimalkan dampak terhadap mobilitas masyarakat,” ujar Kombes Pol. Roberto Pardede.
Kesiapan pengamanan tersebut sekaligus mendukung agenda peninjauan Karhutla yang menjadi salah satu bagian penting dalam kunjungan Presiden Republik Indonesia ke Sumatera Selatan.
Koordinasi antara unsur pengamanan VVIP dan Satgas Karhutla terus diperkuat agar aspek keamanan, kelancaran perjalanan, serta penanganan lingkungan dapat berjalan secara terpadu.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan komitmen Polda Sumsel dalam mengamankan seluruh rangkaian kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia sekaligus mendukung upaya penanganan Karhutla di wilayah Sumatera Selatan.
“Kami mengerahkan seluruh sumber daya dan memperkuat sinergi bersama TNI serta instansi terkait demi memastikan kelancaran pengamanan VVIP serta efektivitas mitigasi Karhutla di lapangan,” ujar Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.
Ia menambahkan, kesiapsiagaan seluruh jajaran merupakan bagian dari komitmen Polda Sumsel dalam memberikan dukungan maksimal terhadap agenda nasional sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Melalui Apel Pasukan Pengamanan VVIP tersebut, personel gabungan pengamanan rute, area, serta satuan tugas penanggulangan Karhutla disiapkan secara optimal guna mendukung kelancaran kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia di Provinsi Sumatera Selatan.
Sinergi TNI-Polri bersama pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait menegaskan kesiapan Sumatera Selatan dalam mendukung agenda kenegaraan, sekaligus memperkuat upaya perlindungan masyarakat dan lingkungan dari ancaman Karhutla.
