MUSI RAWAS – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali melakukan rotasi dan mutasi terhadap ratusan perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Dalam mutasi tersebut, posisi Kapolres Musi Rawas dan Kapolres Musi Rawas Utara (Muratara) turut mengalami pergantian.
Mutasi itu tertuang dalam tiga Surat Telegram Kapolri yang diterbitkan pada 30 Agustus 2026.
Pertama, Surat Telegram Nomor ST/1877/VIII/KEP/2026 yang memuat mutasi terhadap 78 Pati dan Pamen. Surat telegram tersebut ditandatangani Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo atas nama Kapolri.
Selanjutnya, ST/1878/VIII/KEP/2026 yang mencatat 258 Pati dan Pamen dalam daftar mutasi. Surat tersebut ditandatangani AS SDM Polri atas nama Kapolri, UB Karo Binkar Brigjen Pol Hendra.
Sementara ST/1879/VIII/KEP/2026 memuat mutasi terhadap 87 Pati dan Pamen.
AKBP Agung Adhitia Prananta Dipindah, Kapolres Musi Rawas Berganti
Berdasarkan ST/1878/VIII/KEP/2026, AKBP Agung Adhitia Prananta yang sebelumnya menjabat Kapolres Musi Rawas dimutasi untuk mengemban tugas baru sebagai Kapolres Ogan Komering Ilir (OKI).
Ia menggantikan AKBP Eko Rubiyanto yang selanjutnya mendapat penugasan sebagai Kapolres Bengkalis, Polda Riau.
Sementara itu, jabatan Kapolres Musi Rawas selanjutnya dipercayakan kepada AKBP Gokma Uliate Sitompul.
Sebelumnya, AKBP Gokma Uliate Sitompul menjabat sebagai Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Kepulauan Riau.
AKBP Rendy Surya Aditama Jadi Wadir Samapta Polda Sumsel
Pergantian juga terjadi di jajaran Polres Musi Rawas Utara.
AKBP Rendy Surya Aditama, yang sejak Maret 2025 menjabat sebagai Kapolres Muratara, mendapat penugasan baru sebagai Wakil Direktur Samapta Polda Sumatera Selatan.
Posisi Kapolres Muratara selanjutnya akan diisi AKBP Ardy Agung Permadi.
Sebelumnya, AKBP Ardy Agung Permadi bertugas sebagai Kasubdit 2 Ditressiber Polda Jawa Timur.
Rotasi dan mutasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi di tubuh Polri. Pergantian jabatan diharapkan dapat menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus memperkuat kinerja institusi dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
Dengan bergantinya pucuk pimpinan di dua wilayah hukum tersebut, masyarakat Musi Rawas dan Muratara tentu menanti kiprah pejabat baru dalam melanjutkan program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan terobosan baru dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
