MUSI RAWAS – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Musi Rawas (Unmura) yang melaksanakan pengabdian di Desa Ketuan Jaya, Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, menghadirkan inovasi sederhana namun sarat manfaat melalui kegiatan edukasi gizi dan diversifikasi pangan di Posyandu.
Mengusung tema “Gizi Beragam, Keluarga Sehat, Cegah Stunting”, kegiatan tersebut memanfaatkan salah satu potensi pangan lokal yang mudah ditemukan di lingkungan masyarakat, yakni daun kelor, yang diolah menjadi puding sebagai alternatif pangan bergizi dan menarik bagi keluarga.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program kerja mahasiswa KKN Unmura dalam mendorong peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang sekaligus memperkenalkan pemanfaatan bahan pangan lokal sebagai bagian dari diversifikasi pangan keluarga.
Dalam sesi edukasi, mahasiswa KKN memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pentingnya mengonsumsi makanan yang beragam dan bergizi, faktor-faktor yang dapat menyebabkan stunting, serta pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi sejak masa kehamilan hingga periode pertumbuhan anak.
Tidak berhenti pada penyampaian materi, kegiatan juga dikemas secara praktis melalui demonstrasi pengolahan puding daun kelor. Inovasi tersebut diperkenalkan sebagai contoh olahan pangan lokal yang relatif sederhana, ekonomis, mudah dibuat di rumah, sekaligus dapat menjadi pilihan dalam menghadirkan variasi makanan bagi keluarga.
Sasaran kegiatan terutama ditujukan kepada ibu hamil, ibu yang memiliki balita, serta keluarga dan masyarakat yang berada di lingkungan Posyandu. Melalui pendekatan edukatif dan praktik langsung, mahasiswa berharap pesan mengenai pentingnya gizi dapat lebih mudah dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pemanfaatan daun kelor dalam kegiatan tersebut juga menjadi upaya untuk membuka wawasan masyarakat bahwa sumber pangan bergizi tidak selalu harus berasal dari bahan makanan yang mahal. Potensi pangan lokal yang tersedia di sekitar rumah dapat dikembangkan menjadi berbagai olahan yang menarik dan bernilai gizi.
Mahasiswa KKN Unmura berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan edukasi sesaat, tetapi dapat mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dalam memilih, mengolah, dan mengonsumsi pangan yang lebih beragam.
“Gizi Beragam, Keluarga Sehat, Cegah Stunting” pun diharapkan tidak sekadar menjadi tema kegiatan, melainkan menjadi semangat bersama untuk membangun keluarga yang lebih sadar gizi melalui pemanfaatan potensi pangan lokal.




