MUSI RAWAS – Warga Desa Ciptodadi, Dusun 1 Kertayasa, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Musi Rawas, dibuat geger setelah seorang petani diterkam beruang liar saat bekerja di kebun, Minggu (17/5/2026) siang.
Korban diketahui bernama Junaidi (48), warga Dusun 1 Kertayasa. Peristiwa mengerikan tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB di area perkebunan milik korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian Junaidi tengah beraktivitas di kebunnya seperti biasa. Namun secara tiba-tiba seekor beruang liar muncul dan langsung menyerang korban.
Korban sempat berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menghindari serangan. Akan tetapi, hewan buas tersebut terus mengejar hingga korban mengalami luka cakaran di bagian kepala dan tangan.
Dalam kondisi panik dan terluka, Junaidi berteriak meminta pertolongan. Suara korban kemudian didengar oleh rekan sesama petani yang sedang bekerja di kebun sebelah.
Warga yang datang membantu membuat beruang tersebut akhirnya melarikan diri ke arah hutan. Korban selanjutnya dievakuasi oleh warga bersama Pemerintah Desa Ciptodadi menuju fasilitas kesehatan terdekat sebelum dirujuk ke RS Sobirin Muara Beliti untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Menanggapi kejadian tersebut, Camat Sukakarya, Joni Russalek, mengaku pihak kecamatan telah langsung berkoordinasi dan melaporkan insiden itu kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Selatan (BKSDA Sumsel).
“Ini baru saya WhatsApp melapor ke BKSDA Sumsel. Saya berharap mereka secepatnya turun ke lapangan karena kejadian seperti ini sudah kesekian kali terjadi di wilayah Kecamatan Sukakarya,” ujar Joni Russalek.
Ia menambahkan, pihak Kecamatan Sukakarya bergerak cepat setelah menerima laporan warga dengan langsung menghubungi instansi berwenang agar penanganan dapat segera dilakukan.
“Alhamdulillah sudah ditanggapi. Mudah-mudahan pihak BKSDA segera turun ke lapangan karena ini sudah beberapa kali terjadi di Kecamatan Sukakarya,” tambahnya.
Pemerintah kecamatan bersama pemerintah desa juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat beraktivitas di kebun maupun wilayah yang berdekatan dengan hutan, terutama jika bekerja seorang diri.
Insiden ini menambah kekhawatiran warga terkait keberadaan satwa liar yang kerap muncul di kawasan perkebunan masyarakat. Warga berharap ada langkah cepat dan konkret dari pihak terkait guna mencegah terulangnya kejadian serupa.
Saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di RS Sobirin Muara Beliti akibat luka yang dialaminya setelah diterkam beruang liar tersebut.
