Muratara – Kinerja Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Hendra Afarouq, mulai menjadi sorotan publik usai menyampaikan kontribusinya selama menjabat sejak dilantik pada 1 Oktober 2024.
Dalam wawancara bersama awak media, Hendra mengklaim telah memberikan kontribusi bagi masyarakat sejak tahun 2024 hingga 2026. Namun, kontribusi yang disampaikan dinilai masih terbatas.
Ia menyebutkan bahwa salah satu realisasi yang telah dilakukan adalah pembangunan siring di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) 4, tepatnya di Beringin Makmur II.
Selain itu, Hendra juga mengungkapkan telah melaksanakan kegiatan reses sebanyak empat kali selama menjabat sebagai anggota dewan. Dari hasil reses tersebut, masyarakat disebut banyak menyampaikan aspirasi, dengan fokus utama pada pembangunan sumber daya manusia (SDM).
Namun demikian, pernyataan tersebut justru menimbulkan pertanyaan di kalangan publik. Pasalnya, saat menjelaskan langkah konkret dalam pembangunan SDM, Hendra hanya menyebut rencana pembangunan taman sebagai ruang berkumpul bagi pemuda.
“Kemungkinan rencana pembangunan SDM kita akan bangun taman untuk kumpul pemuda,” ujar Hendra Afarouq, Anggota DPRD Muratara dari Fraksi Partai Hanura, Rabu (15/4/2026).
Pernyataan ini dinilai belum mencerminkan konsep pembangunan SDM yang komprehensif. Secara umum, pembangunan SDM berkaitan erat dengan sektor pendidikan, pelatihan, serta peningkatan keterampilan masyarakat agar lebih produktif dan berdaya saing.
Lebih lanjut, Hendra juga menyampaikan bahwa dalam menjalankan tugasnya sebagai anggota DPRD, dirinya akan “merepresentasikan ikut jalannya saja.”
Pernyataan tersebut semakin memperkuat persepsi publik bahwa peran yang dijalankan belum menunjukkan adanya inisiatif maupun terobosan signifikan dalam mendorong pembangunan di Kabupaten Musi Rawas Utara. (Rilis)
